Sejarah internet dimulai pada Agustus 1962 dan penciptaan internet
pertama kali dikemukakan oleh seseorang bernama J.C.R Licklider dari MIT
Massachutts Institute of Technology. Konsep awal dinamakan “Galactic Network”
oleh dirinya. Ia mengemukakan tentang bagaimana jaringan global yang
memungkinkan orang dapat mengakses data dan program dari mana saja. Pada
Oktober 1962 beliau mengepalai program penelitian komputer di ARPA yang
merupakan bagian dari Departmenet Pertahanan Amerika Serikat.
Sebelum Internet ada, ARPAnet (US Defense Advanced Research Projects
Agency) atau Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan
komputer yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang
apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi bila satu bagian dari
sambungan network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan
itu secara otomatis dipindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu Internet
digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan
pengembangan teknologi. Dan baru setelah itu Pemerintah Amerika Serikat
memberikan ijin ke arah komersial pada awal tahun 1990.
Proyek dari ARPANET adalah merancang sebuah bentuk jaringan, kehandalan,
dan seberapa besar informasi dapat dipindahkan, yang akhirnya semua
standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang
sekarang kita kenal dengan istilah TCP/IP (Transmission Control
Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal proyek tersebut dibangun adalah untuk
keperluan militer saja. Pada saat itu ARPANET dibuat sebagai suatu sistem
jaringan komputer yang dapat tersebar dengan menghubungkan komputer yang berada
pada daerah-daerah vital untuk mengatasi berbagai masalah apabila terjadi
berbagai serangan seperti serangan nuklir serta untuk menghindari terjadinya
informasi terpusat, apabila terjadi suatu perang pada daerah tersebut dapat
mudah untuk dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya dapat menghubungkan 4 situs saja, di mana
mereka membentuk satu jaringan yang terpadu pada tahun 1969 dan secara umum
ARPANET telah diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek
ARPANET tersebut berkembang sangat pesat di seluruh daerah, dan semua
universitas ingin bergabung dengan ARPANET, sehingga membuat ARPANET mengalami
kesulitan dalam mengaturnya.
Oleh sebab itu, ARPANET kemudian pecah manjadi dua, yaitu "MILNET" yang digunakan sebagai
keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil yang digunakan
sebagai keperluan non-militer. Gabungan kedua jaringan tersebut akhirnya mulai
dikenal dengan nama DARPA Internet yang kemudian telah disederhanakan menjadi
Internet.
B.
Pengertian Internet
Internet (Inteconnected-Network) merupakan sekumpulan jaringan komputer
yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk
layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang
tersebar di seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia.
Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol
standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengamati lalu
lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan,
penanganan kesalahan (error- handling), lalu lintas pesan, dan standar
komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP
(Transmission Control Protokol/ Internet Protokol). Protokol ini memiliki
kemampuan untuk bekerja pada segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh
perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.
Internet memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat, karena menawarkan
beberapa daya tarik atau keunggulan dibandingkan media lain. Keunggulan
tersebut, antara lain:
a. Komunikasi
murah
b. Sumber
informasi besar
c. Tantangan
baru untuk berusaha
d. Keterbukaan
“tanpa sensor”
e. Jangkauan
yang tidak terbatas
Intranet adalah
konsep LAN yang mengadopsi teknologi internet. Intranet diperkenalkan pada
tahun 1995. Khoe Yao Tung (1997) mengatakan: intranet adalah LAN yang
menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas internet, diibaratkan
berinternet.
C. Daftar
Kejadian Penting Dalam Sejarah Internet dan Perkembangannya
1.
Pada 1965 peneliti dari MIT bernama Lawrence
G. Roberts sering juga disebut Larry Roberts dan Thomas Merill melakukan
koneksi komputer TX-2 di MIT dengan komputer Q-32 di California menggunakan jalur
telpon berkecepatan rendah untuk menciptakan jaringan berskala luas untuk
pertama kalinya.
2.
Pada tahun 1966 Larry Roberts mengembangkan
konsep jaringan komputer/ Kemudian beliau merencanakan jaringa yang disebut
ARPANET yang dipublikasikan pada tahun 1967. Pada tahun 1969 ARPANET telah
melibatkan empat buah komputer yang terkoneksi. Komputer pertama berada di
university of California Los Angelos, komputer ke dua berada di Stanford
Research Institute, komputer ketiga berada di University of California Barbara
dan koputer ke emat berada di University Utah.
3.
Pada tahun 1971 jumlah komputer yang
terhubung ke ARPANET mencapai 14 buah. Pada tahun ini pulalah protokol Telnet
dan FTP berhasil dibangun. Pada tahun 1972 larry Roberts dan Bob Kahn
mengenalkan ARPANET pada konferensi ICCC yang diselenggarakan di Washignton.
4.
Pada tahun 1972 Ray Tomliinson menulis
program yang memungkinkan surat elektronik dikirimkan ke jaringan ARPNET.
Beliaulah yang merancang konversi “user@host.” Pada tahun ini pula ARPANET
menggunakan NCP untuk menstransfer data. Pada tahun yang sama ARPA beruah nama
menjadi DARPA. Tambahan huruf D berasal dari kata Defense. Pada tahun ini
ARPANET melakukan koneksi international yang pertama dengan University College
of London dan Royal Establishment di Norwegia.
5.
Pada tahun 1978 Unix to Copy Protocol
ditemukan di Labolatorium Bell. Program ini berguna untuk melakukan file
transfer.
6.
Pada tahun 1979 news group yang diberi nama
USENET beroperasi dengan dasar UUCP. Penciptanya adalah Tom Truscott dan Jim Ellis
(kedua mahasiswa di Duke University) dan Steven Bellovin (dari Universitas
North Carolina). Pemakai dari seluruh dunia bergabung ke grup diskusi ini
membicarakan masalah jaringan, politik, agama dan berbagai topik lainnya,
7.
Pada tahun 1982 DCA atau Defense
Communication Agency dan DARPA membentuk protokol yang disebut TCP/IP untuk
ARPANET. Selanjutnya, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyatakan TCP/IP
sebagai sebuah sntadar. Saat itulah internet didefinisikan sebagai sekumpulan
jaringan yang terhubung yang menggunakan TCP/IP sebagai protokol.
8.
Pada tahun 1983 John Postel dan Paul
Mockapetris dan Craig Partidge mengembangkan Domain Name System (DNS) dan
mengusulka sistem pengamatan berbentuk user@host.cdomain. Pada tahun 1984 DNS
diperkenalkan di internet dengan menyebutkan nama-nama jenis domain seperti .
gov, .mil,.org, .net dan .com.
9.
Pada tahun 1986 TCP/IP mulai tersedia pada
workstaiton dan PC. Tahun ini pula National Science Foundation mendanai NSFNET
sebagai tulang punggung internet berkapasitas 56 kbps dan mengatur internet
hanya ditujukan untuk kepentingan riset dan pemerintah yang bersifat tidak
komersial.
10.
Pada tahun 1988 Internet Relay Chat
disingkat IRC dibuat oleh Jarkko Oikarinen yang berguna untuk malakukan
chatting secara online melalui computer
11.
Pada tahun 1989 Australia, Jerman, Israel,
Italia, Jepang, Mexico, Belanda, Selandia Baru dan Inggris bergabung ke
internet. Jaringan bernama JUNET di Jepang mulai berhubungan dengan NSFnet.
12.
Pada tahun 1989, TIM Berners_lee periset
dari inggris yang bekerja di CERN, Swiss, mengajukan konsep yang disebut sistem
hypertext. Sistem ini mungkinkan melihat dikument secara melompat-lompat dan
bisa berjalan dalam sistem operasi yang berbeda-beda. Konsep inilah yang
disebut World Wide Web atau dikenal dengan nama Web.
13.
Pada tahun 1990 Departemen Pertahanan
Amerika membubarkan ARPANET. Saat itu jaringan tersebut berkembang dari 4 buah
host menjadi 300.000 host. Saat itu Singapura membangun jaringan TECHNET dan
ikut bergabung di internet. Pada tahun ini pula beberapa perangkat lunak
seperti Archie, Gopher dan WAIS mulai dipakai.
14.
Pada tahun 1990 World Wide Web (WWW)
diluncurkan oleh CERN di Jenewa, Swis. Tim Berner Lee menciptakan Hypertext
Markup Laungage atau disingkat html yang menggunakan URL untuk pengalamatan
Web. HTML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menyusun tampialn WEB.
15.
Pada tahun 1991 tulang punggung NSFNET
diperbaharui dengan kecepatan 44Mbps. Koneksi mencakup 100 negara dan
melibatkan lebih dari 600.000 host dan kira-kira 5.000 jaringan. Namun, pada
tahun ini NSF sebagai pendananya mencabut larangan komersial untuk internet
sehingga membuka peluang perdagangan elektronis.
16.
Pada tahun 1992 jumlah jaringan sudah
melampaui 7.500 buah dan jumlah komputer yang terkoneksi sebanyak 1.000.000.
Saat itu, audio dan video mulai ada di internet.Pada tahun itu pula, Veronica,
sebuah oerangkat pencarian teks, dikeluarkan di Universitas Nevada dan Mozaic
lahir. Mozaic adalah browser yang pertama diciptakan. Software ini memadukan
texts dan gambar. Penciptanya Marc Andresen dan Eric Bina. Salin itu, tercatat
bahwa perusahaan Delphi di Amerika Serikat mulai membuka layanan internet
kepada para pelanggannya.
17.
Pada Tahun 1994 Yahoo! yang kepanjangannya
adalah Yet Another Hierarchical Officious Oracle didirikan oleh dua orang
mahasiswa Universitas Stanford yaitu Jerry Yanf dan David Filo. Yahoo! terkenal
sebagai portal yang menyediakan email gratis dan mesin pencari informasi.Pada
tahun ini pula Amazon.com didirikan oleh Jeff Bezos.
18.
Pada tahun 1996 perusahaan komputer Dell
mulai menjual komputer melalui internet. pembeli bisa memilih komputer dan
perangkat keras yang sesuai dengan keinginan mereka sendiri.
Mesin pencari terkenal yang lain adalah Google. Mesin pencari ini
diluncurkan pada tahun 1998 oleh Larry Page dan Sergey Brin. Saat itu mereka
berdua adalah mahasiswa Universitas Stanford.
D. Sejarah
Internet didunia
Sejarah Internet dimulai pada tahun 60-an, yaitu ketika Levi C. Finch dan
Robert W. Taylor mulai melakukan penelitian tentang jaringan global dan masalah
interoperabilitas. Selanjutnya, beberapa program penelitian mulai dilakukan
untuk melihat mekanisme pengaitan jaringan-jaringan yang berbeda secara fisik.
Salah satu solusi yang muncul dari penelitian-penelitian tersebut adalah teknik
packet switching. Pada teknik packet switching, data atau file berukuran besar
yang akan dikirim melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi
paket kecil-kecil agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal. Peneliti utama
dalam pengembangan packet switching ini adalah Donald Davies (NPL), Paul Baran
(RAND Corporation), Leonard Kleinrock dan kawan-kawan (MIT) dan UCLA Research
Programs.
Pada tahun 1969, Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai kepala kantor
pemrosesan informasi di DARPA (Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat)
bermaksud mengimplementaskan ide untuk membuat sistem jaringan yang saling
terhubung. Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek yang
kemudian dikenal sebagai ARPANET. Sambungan pertama ARPANET terbentuk antara
University of California, Los Angeles (UCLA) dan Stanford Research Institute
(SRI) pada jam 22:30 tanggal 29 Oktober 1969. Pada tanggal 5 Desember 1969, ada
dua jaringan lagi yang yang bergabung, yakni University of Utah dan University
of California, Santa Barbara sehingga total terdapat empat (4) simpul jaringan.
ARPANET yang berbasis pada teknologi ALOHAnet berkembang sangat cepat. Pada
tahun 1981, jumlah simpul yang tersambung menjadi 213.
E. Perkembangan
Internet
Internet telah membuat revolusi baru dalam dunia komputer dan dunia
komunikasi yang tidak pernah diduga sebelumnya. Beberapa Penemuan telegram,
telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun
menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari
pada alat-alat tersebut. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh
dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk
berkolaborasi dan berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa
dibatasi oleh kondisi geografis.
Internet merupakan sebuah contoh paling sukses dari usaha investasi yang
tak pernah henti dan komitmen untuk melakukan riset berikut pengembangan
infrastruktur teknologi informasi. Dimulai dengan penelitian packet switching
(paket pensaklaran), pemerintah, industri dan para civitas academica telah
bekerjasama berupaya mengubah dan menciptakan teknologi baru yang menarik ini.
Perkembangan Sejarah intenet dapat dibagi dalam empat aspek yaitu :
a. Adanya
aspek evolusi teknologi yang dimulai dari riset packet switching (paket
pensaklaran) ARPANET (berikut teknologi perlengkapannya) yang pada saat itu
dilakukan riset lanjutan untuk mengembangkan wawasan terhadap infrastruktur
komunikasi data yang meliputi beberapa dimensi seperti
skala,performannce/kehandalan, dan kefungsian tingkat tinggi.
b. Adanya
aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah infrastruktur yang global dan
kompleks.
c. Adanya
aspek sosial yang dihasilkan dalam sebuah komunitas masyarakat besar yang
terdiri dari para Internauts yang bekerjasama membuat dan mengembangkan terus
teknologi ini.
d. Adanya
aspek komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari
sebuah penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur
informasi yang besar dan berguna. Internet sekarang sudah merupakan sebuah
infrastruktur informasi global (widespread information infrastructure), yang
awalnya disebut “the National (atau Global atau Galactic) Information
Infrastructure” di Amerika Serikat. Sejarahnya sangat kompleks dan mencakup
banyak aspek seperti teknologi, organisasi, dan komunitas. Dan pengaruhnya
tidak hanya terhadap bidang teknik komunikasi komputer saja tetapi juga
berpengaruh kepada masalah sosial seperti yang sekarang kita lakukan yaitu kita
banyak mempergunakan alat-alat bantu on line untuk mencapai sebuah bisnis
elektronik (electronic commerce), pemilikan informasi dan berinteraksi dengan
masyarakat.
F. Budaya
Internet
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah
mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas
ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti
Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas
bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet
melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi
dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi
perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa
dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau
telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce. Terkait
dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan
pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana
ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan
Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur
birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para
pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan
daerah meningkat tajam.
G. Manfaat
Internet
Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang
mempunyai akses ke internet . Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di
internet:
- Informasi
untuk kehidupan pribadi :kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi,
rohani,sosial.
- Informasi
untuk kehidupan profesional/pekerja :sains, teknologi, perdagangan,saham,
komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum
komunikasi.Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak
mengenal batas negara,ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang
biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran.
Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis
serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaatinternet
terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal
batas jarak dan waktu.
Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah
waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi
bagian dari masyarakat informasi dunia.
H. Internet
pada saat ini
Internet dijaga oleh sebuah perjanjian bilateral atau multilateral dan
spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang suatu perpindahan data
antara rangkaian). Protokol-protokol tersebut dibentuk berdasarkan perbincangan
dengan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan
ini mengeluarkan sebuah dokumen yang dikenali sebagai RFC atau Request for
Comments. Sebagian dari data RFC tersebut dijadikan sebagai Standar Internet,
oleh Badan Arsitektur Internet. Protokol-protokol Internet yang saat ini sering
digunakan seperti, IP, TCP, UDP, DNS, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, Telnet, FTP,
LDAP, SSL, dan sebagainya.
I. Cloud
Computing
Cloud computing (dalam bahasa Indonesia komputasi awan) adalah gabungan
pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet
('awan'). Awan (cloud) adalah metafora dari internet, sebagaimana awan
yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam
diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing
juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia
adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi
disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat
mengaksesnya lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui
apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap
infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008
yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah
suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet
dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di
dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld,
sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan
tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa
ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna.
Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang
diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang
tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru,
dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah
iCloud.
J. Perkembangan
Cloud Computing di Indonesia
Menurut beberapa ahli salah satu hambatan perkembangan komputasi awan di Indonesia adalah telah terjadi salah persepsi
terhadap penggunaan layanan komputasi awan itu sendiri, karena banyak yang
mengartikan bahwa layanan komputasi awan hanya digunakan sebagai media back up
untuk sistem yang sedang berjalan. Padahal sebenarnya layanan komputasi awan
tersebut tidak sekedar digunakan sebagai back up namun sesungguhnya dengan
memanfaatkan layanan awan atau cloud, sebuah perusahaan seharusnya mampu
menekan biaya pengembangan secara signifikan. Layanan cloud ini dikatakan dapat
difungsikan atau digunakan untuk pengembangan sistem informasi yang lebih aman,
dapat setiap saat diakses dimanapun anda berada, dan yang paling penting adalah
pengguna korporasi tidak perlu membangun infrastruktur sekaligus menyediakan
lokasi untuknya seperti pengadaan data center atau data colocation.
Dengan melalui layanan cloud ini, pengguna dapat melakukan penerapan
aplikasi yang ingin digunakannya menggunakan metode virtualisasi. Namun saat
ini Indonesia telah mengembangkan layanan cloud computing ini agar tidak
ketinggalan, misalnya ada biznet yang meluncurkan viznet cloud, kemudian
perusahaan telekomunikasi Indonesia seperti telkom juga ikut berinovasi dengan
mengembangkan infrastruktur untuk layanan konputasi awan yang disebut dengan
telkom cloud. Selain itu banyak juga software perusahaan indonesia yang
mengembangkan layanan komputasi awan ini misalnya software untuk mengatur
keuangan anda dengan berbasis android amplop.in dan ngaturduit.com. yang lebih
jelas didepan anda adalah pemakaian aplikasi gojek, bahkan saat ini setelah
kemunculan pesanan ojek melalui aplikasi berbasis android, penyedia jasa
layanan transportasi ikut mengembangkan layanan ini seperti bajaj, taxy, dan
lain sebagainya.
Sumber :